hari ini aku memulai

Posted in Uncategorized dengan kaitan (tags) , , on 26/01/2011 by coretanyush

Rabu, 26 Januari 2011 : Pagi Pukul 10 lewat beberapa menit :: Waktu Indonesia Tidore.
akhirnya aku memiliki blog sendiri, yang diberi nama CORETANYUSH, nama ini diambil karena caraku menulis masih seperti coretan – coretan yang belum layak dipajang… hmmm.
Pengen memiliki BLOG sendiri, sebenarnya dah agak lama.. cuman karena gengsi bertanya kepada orang yang lebih tahu dalam membuat blog, maka baru sekarang blog ini bisa menjelajahi maya.

Jadi… untuk hal apa saja dalam hidup ini, sebisa mungkin JANGAN SEPERTI AKU, yang bukan lantaran malu tapi GENGSI bertanya kepada kepada ahlinya
Bertanya untuk apa yang belum diketahui.. sebenarnya bukan menunjukan ketidakmampuan kita, tetapi sesungguhnya kita sedang meng-Upgrade pengetahuan kita.. nah !!

Awalnya, takut memiliki blog.. karena khawatir tak bisa menulis dengan baik, tetapi setelah dipikir – pikir.. bukankah menulis dan menulis adalah bagian dari belajar ?? yah, akhirnya berani deh… dalam hatiku : Aku memiliki potensi untuk dikembangkan, aku percaya aku bisa menulis dengan baik.. tetapi aku harus belajar mencoret dulu.. jadilah CORETANYUSH ini.

‘kepercayaan diri adalah modal mutlak bagi seseorang dalam memulai sesuatu USAHA dan PERJUANGAN.”

Di BLOG ini, aku memiliki harapan.. untuk bisa lebih mengekspresikan semua perasaan, baik dari yang kurasakan sendiri, yang kulihat, ku dengar, bahkan yang hanya kupikirkan..
eeh, beberapa tulisanku yang terpublikasi di media massa dan media maya lainnya juga disave disini juga biar awet…

semoga siapapun yang sempat membaca isi tulisan di blog ini, dapat membantu memberi masukan, kritik, agar aku bisa menulis dengan baik..Akhirnya, semoga bisa bermanfaat…

WELCOME to My Blog Coretan Yush

salam : ‘Yush’ Abubakar
Tidore – Indonesia

Sampai detik ini

Posted in Ekspresiku dengan kaitan (tags) , , on 23/05/2012 by coretanyush

Aku tidak menahan kamu disini untuk menunggui hatiku
Aku tidak memaksamu bertahan untuk kumiliki hatimu
Aku tau diri, walau kadang iri
bukankah inilah aku dan kita

Kau berada dihatiku karena aku juga dihatimu
Kita telah bertukar tempat, aku di hatimu dan kamu dihatiku
JIKA KAU TERUS BERTANYA
Jawabanku diamlah, karena kita tidak berada ditempat aneh
Tempat yang indah, nyaman, walau raga kita mengeluh seakan tak bertuan
JIKA MASIH BERTANYA
Tanyalah pada hatimu, masih adakah aku dihatimu
JIKA ADA YANG BERTANYA, DAN MEMAKSAMU UNTUK BERTANYA

Sudahlah aku pergi
dimanapun aku akan merindu tuk pulang
meski hatimu, kelak bukan lagi rumah nyamanku

aku tak takut jika segala kealpaan & maut itu datang, aku hanya takut belum sempat biarkan kau tahu betapa berharganya kau buatku; meski kau bukan apa, meski aku entah siapa, bagian hidup terjejak nyata selamanya: meski semua jawaban sederhana, bahwa kenapa kita bertahan disini karena sesuatu hal, karena ada aku dan kamu, karena ada “TAUTAN RASA”, karena kita begitu nyata terlihat oleh mata hati dengan sejuta cinta, JANGAN BERTANYA LAGI !!!
Maafkan jika aku BELUM seperti yang terpinta oleh hatimu !!!

KAU kah??

Posted in Uncategorized dengan kaitan (tags) , on 23/05/2012 by coretanyush

Sulit buatku untuk mendevenisikan cinta yang dilahirkan dari satu per satu hati orang – orang yang mencoba menjadi bagian hidupmu, terlalu rumit buatku menggambarkannya sebagai cinta yang apa. masalahnya, apa kau juga kemudian jadi sedemikian cinta? CINTA PADAKU, CINTA PADA SEMUA YANG TELAH MENETESKAN BANYAK KERINGAT KITA, AIR MATA KITA, BAHKAN DARAH KITA dari setiap kali “perang” yang lahir karena emosi. Kulihat kau hanya terus memakukan cinta pada ia, dia, mereka yang di sana, mereka yang di sini tanpa mencoba “menutup harapan” dengan memperlebar jarak. Memang sudah aku begitu cinta hingga menjadi kesulitan membuatmu mengerti bahwa “teman adalah teman, teman harus diposisikan sebagai teman”. Tetapi dayaku hanya sampai pada bisa melerai keintiman jika berada didalam jarak pandang, diujung jarak bahkan dibelakang punggungku kau begitu hebat sebagai seorang yang berkelas dan memilih memiliki kelas sendiri jauh diatas jangkauan kami, mereka, dan semua yang kadang bingung kala harus membahas dirimu. Selain ikut berbahagia menularkan kau pada hati-hati yang lain biar terikut juga jatuh cinta dan mencinta, aku tak bisa apa – apa.

TAK ADA DIRIKU, tidak masalah bagimu, karena ada dia, ia dan nya !!!

Benarkah Aku Lelaki??

Posted in Ekspresiku on 28/03/2012 by coretanyush

Aku adalah lelaki, walau wajah pas – pas’an tetapi gak malu-malu’in jalan bareng wanita cantik (kata beberapa teman wanita sih). Posturku Proporsi karena tinggiku diatas angka 170 cm bila diukur dan berat badanku masih terbilang sesuai dengan tinggi badanku. Kulit terlanjur hitam, mungkin gen dari almarhum papa atau juga karena keseringan “batobo” waktu kecil diterik panas (maklum anak pantai).
Rambut ikal (bikin minder kalo panjang dan deketin cewek seksi saat ini yang lebih milih rambut lurus dan panjang), hidung besar tak mancung namun tak juga pesek, hmm dan kini aku percaya diri dengan semua pemberian Tuhan ini, hitung – hitung untuk nunjukin rasa syukurku pada-Nya, walau sering ngeluh dulunya dengan apa yang ada pada diriku.

Sebagai Lelaki, watakku agak keras karena memang dididik seperti itu dalam keluarga dan lingkungan yang membuatku agak nakal dalam artian malu mundur kalo ada yang nantangin berkelahi. Walau begitu, hidupku yang dikelilingi wanita mulai dari Mama sampai semua adik – adikku dirumah membuat karakterku jadi sedikit perasa, walau temperamen namun sayang sama wanita (yaah habisnya semuanya pada wanita dirumag sepeninggalnya papa, jadi deh yang terganteng dirumah, hehe).

Untuk hal sayang menyayang, mungkin pembunuh kelas kakap sekalipun pasti masih punya rasa sayang yang mendalam untuk orang yang dia cintai. Oleh karena itu, wanita yang kuamati bahkan membuatku pernah kesal karena fisikly- nya yahuudtt dan mirip artis mau saja berpacaran dengan cowok yang suka urak – urakan, nakal, mabuk – mabukan, bahkan banyak hal negative yang menjadi atributnya. Mungkin ada rasa sayang yang tidak kita lihat dan hanya dirasakan oleh wanita itu, sehingga “nekad” bersama dengan cowok tersebut, walau jaminan “Forever love” kadang ga ada sama sekali.

Kembali ke-diriku, aku menyadari banyak kekurangan yang mungkin jika aku berada diposisi wanita akan menjauh, namun dalam kehidupanku tetap saja ada wanita yang “berani mendekat” dan bertahun – tahun menjadi teman, walau ada diantaranya kemudian bosan karena disekeliling mereka banyak yang lebih “oke” menggoda hati mereka, tetapi ada juga karena ego-ku akhirnya terlepas ikatan. Aku akhirnya seperti “coker” aja, bisa dapetin wanita cantik yang kumau, padahal itu tadi, jika dibandingin dengan pria kebanyakan tak dapat cerita yang terhubung, hahaha.

Sibuk memikirkan kekuranganku saat menorah coretan ini, aku teringat dengan kata seseorang bahwa Aku tak dilirik pada pandangan pertama oleh siapapun wanita yang baru kenal, namun jika dah kenal dan dekat ternyata aku sangat menarik hingga tak salah kalo banyak teman cewek yang kemudian “diam- diam’ tertarik sendiri, namun satu lagi sifat cuek-ku sepertinya hanya membuat mereka – mereka memendam rasa bahkan hanya menelan ludah menatapku, ge-er dikit yah. Hehehe

Sepertinya aku harus sadar bahwa aku lelaki, bukan hadir sebagai pemberi rasa kesal pada wanita, tetapi memberi rasa nyaman pada wanita, tempat bersandar hidup dari kelemahan ditubuh kekarku, pioneer melahirkan senyuman bahagia wanita dikondisi apapun. Kuat dan tanggung jawab, serta bisa menjaga derajat wanita bila berada disampingku – diatas – maupun dibawahku, hmm, aaah sekian dulu OMONG KOSONG-ku yah !!!

“ AKANKAH PARA PRIA BISA MEMBUKTIKAN BAHWA MEREKA ADALAH PRIA YANG TIDAK HANYA SOMBONG DENGAN KELEBIHAN MEREKA, TETAPI MENGAKUI BAHWA KEKURANGAN MEREKA DAPAT DITUTUPI OLEH WANITA YANG HEBAT MENEMANI MEREKA” ~~Yush Abubakar.

KONTROL EGO, atau EGO YANG MENGONTROLMU !!!

Posted in Uncategorized dengan kaitan (tags) , , on 02/03/2012 by coretanyush

Sebagai Manusia, kita kadang menunjukan ego yang cukup tinggi saat kita sedang kesal, marah, dan kecewa. Bahkan jika kita berada dipihak yang luput dari salah atau kondisi yang menempatkan kita diruang yang agak luwes bergerak dan orang lain dalam posisi tersudut makan ego itu-pun mengawal mulut dan fisik menjadi pembantai bahkan pembunuh karakter orang.
Pergaulan biasa seperti sahabatan, pacaran, rumah tangga dan jenis hubungan lainnya pasti tak akan berjalan mulus dan pasti ada sedikit cekcok atau kesalahpahaman. Saya dan kita sering mengalaminya, misalnya ada kesalahan yang tak disengaja oleh pasangan, ketahuan selingkuh, atau berbuat sesuatu yang “kebetulan” pernah dilarang untuk tidak diperbuat. Kita dengan kebesaran dan ego akan berapi – api seakan membakar hidup – hidup orang yang kita sayangi, kita seakan tengah berperang dan akan membunuh musuh karena takut dibunuh, bahkan kita yang seakan telah memiliki kekuatan ekstra, siap membantai, menghujat, dan mencaci tanpa ampun dengan emosi dibekengi ego yang tak terkendali.
Saya yang temperamen dalam pergaulan mengakui hal ini, walau dalam keseharian orang yang saya caci adalah sahabat atau siapapun yang saya sayangi. Tulisan ini adalah salah satu bentuk koreksi pribadi untuk diri dan mungkin menjadi sebuah bahan diskusi untuk siapa saja dengan dirinya.
Egoism adalah sebuah sifat lahiriah manusia. Akan menjadi emosian dalam arti negative atau menjadi positif tergantung si-pengendalinya. Menumpahkan kekesalan yang sering dibekengi ego mengakibatkan kita lupa bahwa kita juga manusia yang akan juga bergumul dengan salah. Menyerang dengan kata – kata bahkan fisik dengan emosi yang tinggi hanya akan membuat orang lain terluka dan sulit terobati. Ego plus emosi yang tak terkendali menyingkirkan rasa sayang dan belas kasih yang juga dimiliki oleh kita sebagai manusia. Padahal, dalam kondisi normal dan berkesempatan untuk introspeksi dengan berusaha menempatkan diri pada posisi orang yang kita serang, ternyata sangat menyayat hati, so pasti cukup menyakitkan.
Dalam sebuah ulasan redaksi televisi, saya pernah mendengar sebuah kalimat yang cukup sepadan dengan keadaan yang saya amati, bahwa WANITA LEBIH CENDERUNG MENERIMA SESUATU HAL DENGAN EMOSI LEBIH DAHULU, LALU DISUSUL GERAK RASIONALISASI OLEH DIRINYA, sebaliknya ada pada pria, entahlah !!!. Bukan untuk membela diri, tetapi rasa tidak percaya, sulit menerima keadaan, bahkan langsung meledak – ledak ternyata lebih banyak terjadi pada wanita, yah bukan berarti pria tidak demikian. Namun, marilah belajar untuk mengontrol ego dan emosi, karena kita tidak sedang menghakimi sahabat, pacar, atau pasangan, tetapi cenderung pada memberikan pemahaman, menegur, dan menggaris bawahi bahwa kita menginginkan dia menjadi lebih baik, dan lebih baik lagi.
So, RASA SAYANG TETAP KITA JUNJUNG, orang yang kita serang habis – habisan, biasanya adalah orang yang sehari – harinya kita sayangi bahkan dia-pun sebenarnya menyayangi kita.

“JANGAN MEMUKUL TERLALU KERAS, CUKUP DENGAN TEPAT PADA SASARAN – JANGAN BERTERIAK TERLALU BESAR, CUKUP UNTUK BISA DIDENGAR – JANGAN BERBICARA TERLALU LAMA, CUKUP UNTUK BISA DIPAHAMI – JANGAN MENEGUR DENGAN EMOSI DAN EGO, TEGURLAH KARENA KITA SAYANG” ~Yush Abubakar 02 Maret 2012.

Hymen ~ dizaman ini !!!

Posted in Uncategorized dengan kaitan (tags) , , , , , on 02/03/2012 by coretanyush

“KESUCIAN ~ bagiku pada nomor 17 dan kesekian_ Hanya Pria suci yang berhak meminta itu”
Itulah statement yang saya tulis dan mengundang beberapa komentar dari sahabat.Dari hasil cerita lepas yang tak berujung lewat tengah malam bersama beberapa temanku di Tobelo. Ada cara pandang yang berbeda, namun ada beberapa yang sama, setidaknya dari sudut pandang kami, pria.

Keperawanan, selama ini dihubungkan dengan selaput dara atau dalam bahasa medisnya disebut sebagai hymen. Selaput ini sebenarnya adalah lipatan membran yang menutup sebagian luar vagina, yang pada masa pubertas akan semakin elastis. Seorang gadis, dikatakan sudah tidak perawan lagi apabila selaput ini sobek. Well, setidaknya demikianlah anggapan masyarakat luas pada umumnya saat ini. Tetapi, medis menyatakan bahwa, sobeknya selaput dara ini tidak hanya disebabkan hubungan seksual saja. Pada beberapa kasus, selaput dara dapat robek karena aktivitas olahraga, terjatuh, atau disebabkan oleh hal lain yang tidak diduga. Nah, kalau begitu, apakah mereka yang mengalami robek selaput dara bukan karena hubungan seksual disebut sudah tidak perawan juga?Hanya 43% wanita melaporkan pendarahan ketika mereka pertama kali melakukan senggama, seperti dilaporkan oleh salah situs yang saya baca.
Namun seringkali menjadi hal yang mengusik kami para pria jika menemukan seorang wanita yang dalam keadaan tidak memiliki lagi hymen yang utuh alias tidak mengeluarkan darah sebagai penanda pertama kali, milik satu – satunya diserahkan pada seseorang pria. Karena, keperawanan ternyata masih didamba oleh peradaban manusia kekinian, baik oleh perempuan maupun laki-laki. Namun sebagian sudah tidak begitu mengapresiasinya lagi, pada segenap manusia yang lain masih menjadikannya sebagai simbol status kesucian seorang gadis, itulah mengapa secara SENGAJA saya menulis ini untuk menjadi topik jika ada yang mendiskusikan, biar masalah ini tidak memberikan efek besar dalam menjalani hubungan cinta yang suci.

Mungkin ini hanyalahpendidikan seks ringan buat kita semua.Memang “agak” penting juga buat menghindari hal – hal yang tidak diinginkan nanti, misalnya dipersoalkan oleh calon suami atau menjadi titik dimana wanita terus diintimidasi dalam rumah tangga karena hal yang satu ini. Kadang kita suka merasa tabu mendengarnya bahkan membicarakannya, sampai untuk memposting tulisan ini saja, saya jadi khawatir dinilai macam – macam. Mungkin karena takut mengotori hati sendiri, atau melukai hati wanita yang membacanya. Tapi lebih parah lagi kalo perasaan takut, maludan tabu kita bikin jadi hal biasa biar kitatidak bodoh akan hal itu atau dibodohi oleh ada tidaknya Hymen pada pasangan kita.

Betapa tidak jujurnya seorang pria jika hati kecilnya tidak terusik apabila menemukan kenyataan tersebut, namun memaksa untuk MEMAKLUMI kondisi ini adalah sebuah bentuk KEIKHLASAN pria dengan kadar rasa cukup tinggi yang seharusnya dihargai oleh wanita sepanjang hidupnya.

Dibeberapa obrolan lepas dengan teman – teman pria, kami sedikit menemukan persamaan persepsi bahwa sebenarnya ini hanyalah membutuhkan satu pengakuandari wanita, yakni KEJUJURAN. Jujur mengakui, jujur mengisahkan, dan jujur menghargai jika pria tersebut kemudian menerima dengan ikhlas. Karena tidak adanya darah pada saat berhubungan pertama kali, entah karena sengaja atau tidak sengaja sebelumnya, TETAP MENGUSIK dan MENGUNDANG TANYA SEUMUR HIDUP PRIA. Sudah JUJUR saja, kami (Pria) masih menerka – nerka, apalagi berbohong. Karena selalu saja, pria merujuk pada ada tidaknya darah yang keluar saat itu. Walau hanya sedikit pria yang seperti ini, tetapi setidaknya WANITA BERUNTUNG ini harus benar – benar sadar bahwa pria pendampingnya adalah PRIA YANG SANGAT MULIA bila menerima tanpa syarat situasi seperti ini.

Bayangin saja, tidak adanya darah membuat penghargaan pria SUDAH PASTI menurun pada wanitanya. Tidak adanya darah, mengakibat beribu tanya sampai pada pertanyaan berapa kali-kah berhubungan, dan berapakah pria yang telah menyentuh, walaupun wanita telah jujur – sejujurnya. Untuk itu sekali lagi, butuh perjuangan seorang pria untuk benar – benar ikhlas, untuk itu butuh perjuangan juga dari wanita untuk benar – benar JUJUR.

Yaa intinya perawan atau tidak perawan wanita tetap berharga, indah dan pantas dicintai sih. Tapi salah satu anugerah dan tak akan ada duanya selama hidup wanita adalah pemberian tulus pada satu – satunya pria yakni sang SUAMI, bukan CALON SUAMI yah. DARAH HYMEN masih menjadi sebuah kehormatan tertinggi yang sampai saat ini masih diagungkan, apalagi bagi orang yang hidup dibagian timur bumi ini. JAGA dan HORMATILAH, karena kado terindah pernikahan “mungkin’ salah satunya adalah hal ini.

Saya pribadi selama ini tidak pernah mempersoalkan hal ini, mungkin karena menyadari diri bahwa saya juga lebih tak suci dari wanita – wanita yang pernah dekat, juga saya selama ini tak pernah melihat bagaimana tuh darah yang keluar akibat sobeknya hymen. Hmm, bagaimana sih darah itu saya pun tak pernah berharap lagi untuk melihatnya, kalo sempat melihatnya yah itu bentuk anugerah Tuhan dizaman yang bebas gaul seperti saat ini. Cieelaa, ternyataku mengharapkan juga yah !!! hahaha.

Tobelo, 14 Januari 2012

KALO NANTI???

Posted in Ekspresiku dengan kaitan (tags) , , , , , on 31/12/2011 by coretanyush

sebuah senyum akan mengubah duniaHarapan, impian, atau cita – cita selalu ada disetiap diri orang yang menjalani kehidupan, baik kehidupan umumnya maupun hidup dalam hubungan berpasangan. Banyak orang yang berpikir jauh kedepan, dan menurutku itu adalah sesuatu yang harus dan wajar. Namun setiap pemikiran itu selalu bermuara pada pengharapan lebih tentang keindahan, kesenangan, bahkan kebahagiaan. Anti klimaks pemikiran, banyak yang tak berani walau hanya sekedar berpikir.

Nanti, adalah ketidakpastian. Nanti adalah sesuatu yang tidak memiliki garansi. Nanti adalah sesuatu yang abstrak dan tidak bisa terdeteksi walau paranormal sekalipun, karena mereka hanya berani memprediksi tak berani memberikan jaminan pasti.

Mengambil keputusan untuk menjalani kehidupan dengan seseorang adalah sebuah keputusan yang terkadang dibuat mudah dengan harapan bahwa orang tersebut akan menjadi milik seutuhnya dan selamanya. Tanpa berpikir realistis, kita sering memanjakan pikiran bahwa orang yang menjadi pasangan kita adalah orang yang “pasti” dan “harus” menjadi pasangan kita nantinya. Padahal sudah kita rasakan dalam menjalani kehidupan selama ini dan sudah pasti sering kita temui harapan – harapan yang tidak menjadi kenyataan, namun begitu “tidak kapok-nya” kita untuk meng-klaim kehidupan nanti dengan mengabaikan keadaan saat ini.

Saya juga sering men-setting perjalanan dengan tujuan untuk menghindari diri pada kenyataan yang membuat saya kecewa, saya terjatuh, dan atau saya menderita. Namun, seringkali kehendak “yang diatas” adapula yang berbeda dengan USAHA saya. Kita cukup mentolerir harapan saat ini dengan memoles kehidupan yang menyenangkan nan membahagiakan, karena kesempatan kita untuk menikmati hari esok atau tidak, adalah rahasia Tuhan. Untuk itu, harapan tetap kita tetapkan namun penetapan HARAPAN DAN KEINGINAN BESAR BUKAN BERARTI MENGORBANKAN KEBAHAGIAAN SAAT INI.

Saya sering melihatnya, bahkan saya sudah pernah melakoninya yakni MENGEJAR HARAPAN dan MENGORBANKAN HARI – HARI BAHAGIA YANG SEHARUSNYA JUGA SAYA NIKMATI PADA SAAT ITU. Rasa frustasi adalah salah satu akibat dari HARAPAN YANG TERTUNDA dan atau bahkan HARAPAN YANG SIRNA.

Dalam kehidupan cinta misalnya, karena harapan akan keabadian cinta pasangan, orang kadang mengorbankan kebahagiaannya bahkan rela memutuskan semua keindahan yang seharusnya dia nikmati pada waktu berjalan. Kondisi berbeda juga terjadi yakni adanya KETAKUTAN. Menjalani hubungan yang indah sering TERUSIK oleh kata “KALO NANTI”.
Yah, kalo nanti saya “TAK JADI DENGAN DIA”, kalo nanti DIA SELINGKUHIN saya, KALO NANTI dan KALO NANTI lainnya yang bermakna negative selalu merusak konsentrasi cinta yang seharusnya berbunga – bunga menjadi berduri –duri. PADAHAL menikmati perjalanan jauh lebih TERASA menyenangkan hati dari pada rasa yang lahir setelah berada ditempat tujuan. Jadi nikmatilah hari ini, ESOK adalah sebuah persoalan yang pasti terpecahkan jika KITA MASIH DIBERI KESEMPATAN, dan esok adalah sebuah proses yang diputuskan bersama TUHAN bukan bersama pasangan yang saat ini bersama kita. Bersyukurlah !!!

Terjebak TERLANJUR??

Posted in Ekspresiku dengan kaitan (tags) , , , , , , on 31/12/2011 by coretanyush

Setiap orang punya masalah, begitupun setiap masalah selalu ada solusinya, tentu bagi orang yang mau keluar dari masalahnya. Tanpa terkecuali, kita sering temukan orang – orang yang mengeluhkan permasalahannya seakan dia berada dalam satu titik yang yang telah mengikatnya begitu kuat atau boleh dikatakan begitu dahsyat melingkarinya.

Ketika berada dilingkungan kerja yang tak nyaman, ketika hubungan cintanya begitu rumit dan menyakitkan melulu, bahkan ketika semua kehidupan seakan membuat dirinya tak memiliki harga dimata orang – orang disekitarnya-pun, dia TETAP BERTAHAN. Hal ini seakan mengatakan bahwa aku-lah yang terhebat, berada diatas BOM WAKTU yang hanya menunggu detik untuk meledakkan diriku.

Hal yang menyakitkan, jika kita berada diatas bara dan tak bisa melompat keluar karena kaki terikat disana. Padahal ikatan itu mudah dilepas, namun seakan takut melepaskannya karena yang mengikat kakinya diatas bara api adalah orang yang dia sayangi dan katanya cinta. Saya pernah dicurhati seorang teman yang dulunya begitu keras berjuang demi kebanggaannya mengenakan pakaian dinas, namun saat ini begitu jenuh dengan keadaan plus gaji yang sering tidak mencukupi kebutuhan hidupnya. Saya juga pernah berdiskusi dengan seseorang yang begitu cantik dan mudah mendapatkan siapa saja pria idamannya, namun saat itu selalu disakiti pasangannya. Ketika saran ekstrim-ku “seperti biasanya” mengarahkan mereka untuk MENGAMBIL KEPUTUSAN DITIKUNGAN seperti “KALAU SAKIT DIJALANI, JANGAN DIPAKSAKAN”, mereka hanya menjawab murung : TERLANJUR !!!

Terjebak terlanjur, atau menjebakkan diri pada keterlanjuran bukan berarti harus bertahan ditengah ketidaknyamanan hati menjalani kehidupan. DUNIA TAK SELEBAR DAUN KELOR dan BANYAK JALAN MENUJU ROMA – tak mampu mengeluarkan mereka dari JEBAKAN KATA TERLANJUR. Menurutku, justru jika MENYADARI bahwa telah terlanjur menjalani maka sudah saatnya untuk mengakhiri keterlanjuran itu dan memulai langkah baru yang lebih indah dan nyaman. Bukankah diluar sana, didepan sana masih ada titik yang dinamakan HARAPAN YANG LEBIH BAIK ?? Semuanya terserah kepada yang FANS dengan KETERLANJURAN KEHIDUPAN, karena saya juga TERLANJUR tidak menyetujui bahwa TERLANJUR bukan berarti HARUS BERTAHAN.

Yah, kalo pasangan sering menyakiti, dah terlanjur “dalam” atau terlanjur punya anak sekalipun, dan atau lingkungan kerja membuat kita tak bisa keluar namun terus mengeluhkan Keterlanjuran itu, MAKA PUTUSKANLAH SAJA PACARMU, CARILAH TEMPAT YANG LEBIH BAIK UNTUK KEHIDUPAN dan KARIERMU, atau MENYERAHLAH DIKEHIDUPAN INI. Mengeluh tidak mempercepat proses keluarnya kita dari rasa sesal karena keterlanjuran.
Kalo ada yang mau protes dengan coretan ini, maaf yah.. saya TERLANJUR menulisnya !!!

“BERHENTILAH SEJENAK UNTUK MEMPERBAIKI DIRI, KARENA PEMENANG BUKAN HANYA HARUS TAU KAPAN MEMULAI, TAPI PEMENANG ADALAH ORANG YANG JUGA TAU KAPAN HARUS BERHENTI”

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.